Dunia mode selalu menemukan cara yang memesona untuk merajut kembali kenangan masa lalu ke dalam napas kekinian. Lewat jenama Studio Tui, duo desainer Jos Acha dan Hani Kenisha mempersembahkan koleksi terbarunya yang bertajuk The Prepped Heritage. Koleksi ini hadir sebagai sebuah eksplorasi kreatif untuk merayakan estetika busana klasik yang diberi sentuhan pembaharuan agar relevan dengan dinamika gaya hidup modern.
Rangkaian busana nan trendi ini tampil begitu memikat saat diperagakan dalam ajang IN2MOTION X JMFW yang berlangsung di JICC, Senayan, Jakarta, Minggu (18/10), dan sukses mencuri perhatian para penikmat mode. Di atas panggung runway tersebut, koleksi ini membuktikan bagaimana semangat muda ala era 90-an dapat bertransformasi secara harmonis ke dalam busana modest Nusantara.
Mengusung konsep desain bertajuk Reworking Heritage for a New Era, koleksi ini mengajak penikmat mode melihat bagaimana warisan tradisi dapat dileburkan secara apik bersama gaya pop kultur global. Studio Tui mengambil inspirasi dari karakter estetika era 90-an yang polished sekaligus playful, mengingatkan kita pada atmosfer sinematik film-film ikonis masa itu seperti Heathers dan Clueless yang sarat akan gaya busana kampus nan elegan.

Nuansa nostalgia tersebut kemudian diterjemahkan secara cerdas melalui penggunaan material berkualitas tinggi yang memberikan struktur tegas sekaligus kenyamanan maksimal. Pilihan bahan seperti twill, poplin, cashmere twill, dan washed denim berpadu harmonis untuk menciptakan dimensi busana yang kaya tekstur. Setiap lembar kain dirancang sedemikian rupa untuk menonjolkan karakter busana yang dinamis dan berjiwa muda.
Sebagai benang merah yang memperkaya identitas budaya Nusantara, koleksi ini turut memadukan keindahan wastra tradisional Sutra Bugis. Penggunaan wastra kaya sejarah ini disematkan secara cermat ke dalam detail pakaian, menjembatani estetika busana barat era 90-an dengan keanggunan kain lokal yang sarat makna.

Karakter visual koleksi ini semakin diperkuat melalui palet warna yang hangat, membumi, dan mudah dipadupadankan. Pilihan warna seperti espresso, washed denim, butter yellow, dan broken white mendominasi keseluruhan look, memberikan kesan rapi, hangat, serta memancarkan karisma yang elegan bagi siapa saja yang mengenakannya.
Untuk mempertegas estetika gaya preppy, koleksi dengan total 8 SKU ini kaya akan detail ornamen yang artistik, seperti sentuhan patchwork kreatif serta aplikasi flower attachment. Dari segi potongan, siluet preppy khas anak muda masa lalu dielevasi secara cermat dengan proporsi busana modest yang santun namun tetap trendi.
“Melalui The Prepped Heritage, kami ingin membuktikan bahwa gaya klasik ala tahun 90-an dapat berkolaborasi secara sempurna dengan keanggunan wastra lokal dan prinsip busana modest masa kini,” ungkap Jos Acha dan Hani Kenisha mengenai visi koleksi ini. Melalui perpaduan tersebut, Studio Tui berhasil merangkai narasi mode yang segar di mana batasan antara tren global dan warisan lokal melebur menjadi satu karya yang harmonis.





