Berangkat kerja menggunakan helm, beraktivitas seharian dengan hijab, lalu berpindah antara cuaca panas outdoor dan ruangan ber-AC. Bagi masyarakat urban, mobilitas tinggi ini sudah menjadi rutinitas harian. Sayangnya, di akhir hari, tidak sedikit yang mengeluhkan kulit kepala menjadi lepek, gatal, atau ketombe yang kembali bermunculan.
Mengapa kulit kepala yang tertutup dalam waktu lama lebih rawan mengalami ketombe?
Bukan Hijab atau Helmnya, Tapi Kelembapannya
Hijab maupun helm bukanlah penyebab langsung ketombe. Namun, kondisi kulit kepala yang tertutup rapat dalam waktu lama memicu penumpukan panas, keringat, sebum, dan polusi.
Kondisi terperangkap ini menciptakan ekosistem yang sangat lembap, tempat di mana jamur penyebab ketombe dapat berkembang pesat.

Studi FKUI-RSCM: Perbedaan Microbiome Kulit Kepala
Kondisi ini didukung oleh riset ilmiah dermatologi di Indonesia yang dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E., Subsp.D.T. bersama tim FKUI-RSCM yang dipublikasikan di Scientific Reports pada 2023.
Penelitian menemukan adanya perbedaan komposisi scalp microbiome antara perempuan pengguna hijab dan non-hijab. Pada pengguna hijab, jamur Malassezia restricta dan bakteri Staphylococcus capitis lebih umum ditemukan. Hal ini membuktikan bahwa kulit kepala yang tertutup memiliki karakteristik mikroorganisme yang berbeda akibat perubahan kelembapan dan suhu.
Ketombe yang terlihat di permukaan bisa menjadi tanda dari kondisi scalp yang belum seimbang. Kita tidak hanya melihat flakes-nya, tetapi juga lingkungan tempat masalah itu muncul, ungkap dr. Ardhiah Iswanda Putri, Sp.D.V.E.
Solusi Perawatan Kulit Kepala Tertutup
Membersihkan kulit kepala saja belum tentu cukup jika masalah utamanya adalah ketombe berulang. Diperlukan formula yang bekerja langsung pada sumber masalah sekaligus merawat benteng pertahanan kulit kepala.
Piroctone Olamine berfungsi mengontrol populasi jamur Malassezia dan minyak berlebih. Sementara Molecular Amino dari Biomimetic ScalpTech menjaga kadar air alami kulit kepala agar tidak mengelupas meskipun sering dibersihkan.
Formula Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo menggabungkan kedua teknologi ini, teruji mengurangi gatal dalam 1 kali pemakaian dan menurunkan ketombe hingga 92 persen dalam 14 hari.
Aturan Perawatan Kulit Kepala Berhijab dan Berhelm
Pertama, pastikan rambut kering sebelum tertutup. Jangan pernah memakai hijab atau helm saat rambut masih setengah basah usai keramas atau berkeringat.
Kedua, jaga kebersihan inner hijab dan helm. Bersihkan kain inner hijab dan busa bagian dalam helm secara rutin agar penumpukan bakteri dan minyak tidak berpindah kembali ke kulit kepala.
Ketiga, beri waktu kulit kepala bernapas. Lepaskan penutup kepala saat berada di ruang pribadi yang aman untuk melancarkan sirkulasi udara pada kulit kepala.





