Desainer kenamaan Najua Yanti kembali mencuri perhatian di panggung fashion show In2motion x JMFW lewat karya terbarunya yang bertajuk “Inges Sangkareang”. Hasil kolaborasi manis bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Mataram ini berhasil menyulap panggung peragaan busana menjadi panggung apresiasi budaya. Melalui Reinterpretasi motif batik Sangkareang, koleksi ini menghidupkan kembali simbol keterhubungan, keharmonisan, serta kekayaan warisan lokal Mataram dalam wujud busana yang relevan.
Rancangan kali ini merayakan keanggunan perempuan dengan sentuhan artistik yang penuh keberanian. Najua Yanti secara apik memadukan gaya feminin bernuansa mix arty off beat, membawa nostalgia era 60 hingga 70-an yang dibalut napas modern. Sentuhan retro tersebut mengalir indah pada tiap potongannya, melahirkan siluet berkarakter yang tetap luwes dan menawan.Sifatnya yang versatile menjadi nilai plus tersendiri, menghadirkan ragam pilihan mulai dari jaket, bolero, rok, blus, long outer, sampai cape batik.
Fleksibilitas desain ini memberi ruang bagi siapa saja untuk bebas berkreasi dan memadupadankan gaya sesuai kepribadian masing-masing. Setiap helai pakaian diciptakan agar mudah dikenakan dalam berbagai suasana tanpa kehilangan daya pikatnya.Pilihan bahan yang terkurasi dengan baik membuat busana ini tidak cuma cantik dipandang, tapi juga nyaman dipakai.

Perpaduan material cotton denim, tafetta, dan katun mix menghadirkan tekstur yang kaya serta jatuhnya kain yang pas di tubuh. Struktur bahan yang mantap menyatu halus dengan kelembutan kain, menciptakan tampilan tegas namun tetap anggun.
Keindahan visual koleksi ini makin terasa berkat deretan detail eksklusif yang dikerjakan dengan cermat. Sentuhan aplikasi swirl rose, aksen brokat yang manis, serta teknik lipatan pinch technique memberi dimensi artistik yang unik. Pengerjaan detail buatan tangan ini jelas menambah nilai keindahan pada tiap busana yang melenggang di panggung peragaan.
Paduan warnanya pun tampil begitu berkelas dengan deretan warna anggun seperti ungu tua, ungu medium, burgundy, hingga hijau pupus, yang dipercantik aksen lembut warna krem dan bata. Harmoni warna-warna ini seolah menegaskan bahwa motif Sangkareang bukan sekadar hiasan visual, melainkan sebuah kisah indah tentang Mataram yang dirangkai dalam busana modern masa kini.





