Malam di Magelang terasa istimewa pada Sabtu, 17 Januari 2026 lalu. Di pelataran Candi Borobudur yang megah dan sarat sejarah, Modinity Fashion Parade 2026 berlangsung dalam suasana yang hening sekaligus penuh makna. Cahaya panggung menyapu runway, mempertemukan warisan budaya dengan bahasa fashion modern. Di momen inilah Benang Jarum kembali hadir, membawa cerita tentang Raya, keluarga, dan keindahan yang lahir dari kesederhanaan.
Dengan tagline “Refined Simplicity for Eid Fitr”, Benang Jarum menghadirkan tiga rangkaian koleksi Raya yang dirancang untuk menemani momen-momen paling intim saat Hari Raya. Koleksi ini tidak hanya berbicara tentang busana, tetapi juga tentang perasaan pulang, berkumpul, dan merayakan kebersamaan bersama orang-orang terdekat.
Runway Borobudur malam itu dipenuhi nuansa hangat. Siluet busana perempuan, laki-laki, hingga anak-anak berjalan berdampingan, menciptakan gambaran utuh tentang keluarga. Palet warna yang selaras dan motif yang saling terhubung menegaskan pesan bahwa Hari Raya adalah tentang kebersamaan, tentang langkah-langkah kecil yang dijalani bersama.

Marchesa Collection membuka cerita dengan warna-warna vibrant yang terinspirasi dari ornamen dan tiles bangunan Maroko seperti Bahia Palace dan Zellige tiles. Koleksi ini menangkap semangat perayaan yang ceria, momen ketika pintu rumah terbuka, sapaan hangat bersahutan, dan silaturahmi berlangsung sepanjang hari. Material soft satin, soft chiffon, cotton look, dan taffeta dipilih untuk memastikan kenyamanan, tanpa menghilangkan kesan rapi dan elegan.
Cerita kemudian berlanjut ke Blooming Eid. Seperti namanya, koleksi ini merefleksikan Hari Raya sebagai momen pembaruan dan rasa syukur. Motif bunga yang bermekaran dirangkai secara ekspresif, menghadirkan tampilan yang hidup namun tetap lembut. Pilihan warna yang tegas berpadu dengan susunan floral berlapis, menciptakan kesan anggun yang terasa personal dan hangat.
Sebagai penutup, The Regal hadir dengan nuansa Raya yang lebih formal. Motif floral ornamental klasik berpadu dengan sentuhan geometric floral, menghadirkan tampilan yang berkelas dan terstruktur. Koleksi ini menjadi representasi momen-momen istimewa di Hari Raya, pertemuan keluarga besar, jamuan yang lebih formal, dan perayaan yang ingin dikenang.
Melalui ketiga koleksi ini, Benang Jarum menghadirkan interpretasi Raya yang sederhana namun bermakna. Busana tidak hanya dirancang untuk terlihat indah di hadapan mata, tetapi juga untuk menemani setiap langkah, setiap pelukan, dan setiap kebahagiaan kecil yang lahir dari kebersamaan keluarga.
Di hadapan Candi Borobudur yang abadi, Benang Jarum menyampaikan pesan yang hangat dan relevan: bahwa keindahan sejati sering kali lahir dari hal-hal paling sederhana, tentang rumah, keluarga, dan momen pulang yang selalu dinanti.





